@enorwl 10
Seberapa cintakah wanita kepada laki-laki yang dia cintai sampai ia melupakan moral kehidupan dalam diri nya? Seberapa pedulikah laki-laki kepada wanita yang mencintainya? Sehingga dia tidak peduli seberapa banyak dan besar yang telah wanita korbankan dalam hidupnya hanya untuk laki-laki yang tidak mencintainya.
@enorwl 9
Jika ia yang kamu cinta lebih bahagia tanpa adanya dirimu, apakah kamu mau meninggalkannya? susah memang, namun bukan berarti tidak bisa. Toh, esensi meninggalkan dan ditinggalkan adalah "berbahagia tanpa", bukan "bersedih dengan".
Saya belajar banyak, banyak sekali. Menerima walau tak diterima, merelakan pergi ia yang menginginkan saya pergi, ikut berbahagia saatia yang saya cinta berbahagia tanpa saya. Dan diakhir paragraf ini, saya menjawab pertanyaan tersebut dengan "Iya, saya akan pergi, berbahagialah kamu tanpa saya."
Saya belajar banyak, banyak sekali. Menerima walau tak diterima, merelakan pergi ia yang menginginkan saya pergi, ikut berbahagia saatia yang saya cinta berbahagia tanpa saya. Dan diakhir paragraf ini, saya menjawab pertanyaan tersebut dengan "Iya, saya akan pergi, berbahagialah kamu tanpa saya."
@enorwl 8
Alasan mengapa anak perempuan begitu mencintai ayahnya adalah, bahwa setidaknya ada satu lelaki di dunia ini yang tidak akan pernah menyakitinya.
@enorwl 7
Seharusnya lelaki tak harus meletakkan syarat yang terlalu tinggi untuk calonnya karena jika imamnya hebat, maka dia akan memimpin dengan baik tak harus dengan siapapun yang akan menjaadi makmumnya. Yang harus cerewet adalah wanita karena dia sedang memilih calon imamnya dan sudah pasti dia inginkan calon imam yang mampu membimbing dengan baik. Karena memilih bakal imam lebih penting dari memilih bakal makmum.
@enorwl 6
Bedanya, mungkin kalian akan menikah dengan pria yang mapan penuh fasilitas, tapi aku... aku akan mendampingi priaku sampai ia mapan dan menikmati kebahagiaan disetiap prosesnya.
@enorwl 5
Tahukah kamu siapa lelaki sejati itu? Demi Allah, lelaki sejati adalah seseorang yang ketika dia sedang sendiri dengan sesuatu yang terlarang yang ia sukai dan ia punya kesempatan untuk melakukan perbuatan itu. Lalu ia merenungkan keadaannya dan mengingat bahwa Allah melihatnya, dan ketika yakin akan penglihatan Allah atas dirinya, ia menjadi malu kepada Tuhan nya. Lalu dia berkata "Bagaimana aku bisa tidak mentaati-Nya sedangkan Ia melihatku"
@enorwl 4
Jika kau tau sesuatu akan berakhir buruk, sanggupkah kau menghentikannya saat masih terasa indah?
@enorwl 3
Kamu tahu, kalaupun aku tidak bisa memiliki apa yang aku mau, aku tidak akan pernah mati-matian merebut milik orang lain
@enorwl 2
I don't care about losing people whodon't wanna be in my life anymore. I've lost people who meant the world to me and I'm still doing just fine.
@enorwl 1
Di mana kamu ketika aku inginkan kamu disini? Ke mana larinya kamu ketika aku berjuang untuk satu-satunya makhluk yang kupikir bisa memberiku kebahagiaan nyata? Seringkali kumaafkan ketidakhadiranmu, seringkali kumaklumi kesalahanmu dan selalu kuberikan senyum terbaik ketika sesungguhnya aku ingin menangis..
Langganan:
Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar